Google+ Followers

Selasa, 22 Desember 2015

HUJAN

Sudah lama sekali tidak mengunjungi  “rumah” mungilku ini. Hampir selama di tahun 2015 ini aku tidak menulisinya....:)
Kemana sajakah aku? Sibukkah? ( Ah tidak juga....he..he...)

Saat ini dengan iringan musik alam yang bernama “hujan” tiba-tiba saja adrenalin untuk menggerakkan jari-jariku untuk “menari “ di antara huruf-huruf  keyboard  “Jasmine” (Dibaca Note book) muncul kembali.
Simphony Orchestra hujan hampir mendominasi sebagai pengiring utama kisah perjalanan di Bulan
penghujung tahun ini....

Hujan...bagiku....adalah
irama yang begitu merdu...sukaaaa banget dengan aroma tanah basah yang terguyur oleh hujan…..

Hujan kadang bisa mendatangkan banyak inspirasi....menayangkan  banyak kenangan....mencetak  kenangan baru....dan memunculkan kerinduan....

Aku sering merasakan kerinduan.....yang aku sendiri tidak bisa mengerti.....

Ya ….aku merindukannya…..

Tiba-tiba aku rindu tanganku memegang erat baju ibuku....untuk sekadar ikut belanja ke Pasar....
Aku rindu suasana menunggu ayahku datang di setiap hari sabtu...pulang dari kerja dinas....dan menanti oleh-oleh apa yang beliau bawa...
Aku rindu kakak pertamaku mengajari aku menyanyikan sebuah lagu....
Aku rindu kakak keduaku berusaha menenangkan aku saat kakak ketigaku mengusiliku....
Aku rindu semua keusilan kakak ketigaku yang membuatku mewek.....
Aku rindu saat menantikan kelahiran adik pertamaku....saat pertama kalinya aku akan punya boneka hidup waktu itu....
Aku rindu saat menyuapi adik bungsuku dengan segala usahaku....demi mendapat pujian “pinter” dari ibuku....hehehe...
Betapa beruntungnya aku...mendapatkan takdir...bertumbuh kembang bersama mereka.....
Masa kanak-kanak kami telah usai.....ya...masa kanak-kanak kami telah usai...

Hai...bukankah Hujan juga termasuk waktu yang baik untuk dikabulkannya sebuah doa....

“Ya Allah.....Ya Rahman Ya Rahim....Yang menurunkan hujan serta rahmatNya....hamba mohon....kelak kumpulkanlah kami (keluargaku)  kembali di Surga...” Amiin...

Itu saja...ya...itu saja....

Yogyakarta, 23 December 2015, 02.17 a.m

Rabu, 26 Maret 2014

I'M BROKEN HEART.....

Kenapa harus kamu yang terpilih untuk ku tinggalkan?
 
Kenapa harus kamu yang terpilih untuk menjadi bagian yang tidak akan pernah kusanding?

Sebenarnya....

Mereka yang menyayangiku pernah mengingatkanku untuk tidak sering menemuimu...

Mengurangi intensitas kita bertemu....dan pada akhirnya perlahan meninggalkanmu...

Sungguh ujian berat untukku....ketika tak mungkin lagi bersamamu

Sedangkan mungkin sepanjang hidupku....aku akan masih sering melihatmu....bahkan menyaksikanmu  bercengkrama dengan mereka....selain aku....

Terimakasih...untuk banyak waktu yang telah kita lewati....

Tak bisa kucegah engkau untuk jangan  mendekatiku...menggodaku...merayuku sekadar mengenang keromantisan kita...

 Bukan salahmu....dan bukan engkau pula yang merusak diriku...

Aku hanya akan meninggalkanmu bukan melupakanmu....

Aku harus melanjutkan hidupku...

“Bagaimana mbak? Saya sudah menyarankan untuk tidak hanya menguranginya lagi.....tapi kali ini saya sangat menyarankan untuk benar-benar meninggalkannya.” 

“Ya....saya akan berusaha meninggalkannya....Semoga istiqomah” jawabku .

It’s time to say goodbye for a cup of coffe.....

Tak ada waktu untuk berdebat dengan diri sendiri mengenai sanggup dan tidak sanggup...

Oh beginikah rasanya patah hati.....???

I’m broken heart....









Selasa, 22 Oktober 2013

FILOSOFI tentang Elang.....:)



Entahlah dari kecil aku suka melihat Elang terbang ( whattt? Melihat???lebaynya aku ya..... kebanyakan sih nontonnya di TV kali.....hahahaha).Bahkan ketika iseng-iseng membuat cerpen aku selalu menyelipkan nama  Elang disalah satu tokoh ceritanya.Pokoknya tokoh yang selalu aku menangkan.....:) 

Nggak tahu ya kenapa...? tapi baik itu elang betina maupun jantan dimataku terlihat tangguh,penuh tanggung jawab,gentle,ganteng,gagah,pemberani,tangguh,baik, dan sangat fokus.... meski sometimes terlihat pemarah, egois dan kesepian.

Apalagi jika ia melayang.....rasanya jatuh cinta bangeeeeeettttttt.



Hingga aku penasaran tentang kehidupannya, bagaimana ia menjalani hidupnya.After googling...aku menemukan artikel mengenai elang yang akan aku copas.Dan akupun berseru...tidak salah aku jatuh cinta padamu ....!!! Karena caramu hidup mengandung filosofi yang  motivatif banget untuk kehidupan manusia (terutama aku...:) 

Berikut hasil copas dari hasil googlingku ;

Mengapa elang sedemikian menarik. Bila dilihat dari morfologi tubuhnya, elang memiliki paruh yang kuat dan tajam, dengan retina mata yang lebih tajam daripada manusia, sehingga mampu melihat mangsanya dari sudut pandang yang jauh, rentang sayapnya lebar, kaki yang dilengkapi cakar yang kuat sehingga mampu dengan cepat menyambar dan mencengkeram mangsanya, elang mampu terbang melintasi angkasa yang tinggi dengan jarak tempuh yang jauh, dan elang memiliki rentang usia yang panjang. Dengan kondisi fisik yang seperti itu tidaklah mengherankan bila elang menempatkan diri pada puncak tertinggi pada mata rantai makanan. Untuk mencapai fisik yang kuat, sejak kecil dilahirkan elang harus menempuh ujian kehidupan yang berat. Pada saat bertelur induk elang biasanya akan menaruh telurnya (bersarang) di atas pohon yang tinggi atau di bebatuan tebing bukit yang tinggi. Begitu telurnya menetas dari cangkangnya yang keras, si induk akan memulai mengajari terbang anaknya. Biasanya dengan pelatuknya, anaknya didorong untuk keluar dari sarang dan belajar terbang. Pada saat itu bila si induk merasa anaknya belum berhasil terbang dan akan membentur tebing atau tanah, maka si anak elang lekas-lekas disambarnya, sehingga tidak sampai terluka. Begitu seterusnya sampai si anak elang bisa terbang mandiri tanpa bantuan induknya. Jadi walaupun elang dilengkapi dengan sepasang sayap, dia tetap harus menguji kekuatan sayapnya dengan jam terbang yang tinggi melintas angkasa, dengan berbagai jurus tukik atau terbang, mungkin ada terbang secepat kilat pada saat menyambar mangsanya yang sedang lengah, dan berbagai jurus terbang lainnya. Walaupun orang tua elang adalah raja penjelajah alam raya, dia tidak serta merta mewariskan bakatnya kepada anaknya, semua tergantung dari kepiawaian si anak sendiri untuk mencontoh perilaku terbang elang induknya dan melatih jam tempur di angkasa. Untuk mencapai usia yang panjang (kira-kira 70 tahun), maka pada saat usia 40 tahun , si elang harus menempuh ujian ""life begins at fourthy"". Pada saat itu elang sudah nampak tua renta, dengan paruhnya yang panjang dan bengkok hampir menyentuh dadanya, bulu sekujur tubuhnya semakin lebat sehingga memberatkan pada saat terbang. Pada saat itu elang dihadapkan pada 2 pilihan hidup, mau mati pelan-pelan kelaparan atau menempuh hidup yang panjang, tapi dengan perjuangan yang sulit. Bila pilihannya jatuh pada opsi kedua, maka si elang akan berusaha terbang tinggi ke puncak gunung dan bersarang di tepi jurang untuk melakukan transformasi hidupnya. Selama transformasi yang berat 150 hari, elang akan berusaha keras, memperbaharui kondisi fisiknya, elang akan mematuk-matukkan paruhnya pada tebing karang sampai paruh tersebut lepas dari mulutnya, setelah menunggu beberapa lama dan paruhnya tumbuh baru, maka langkah selanjutnya adalah mencabuti cakar-cakar dan menunggu cakar baru tumbuh, bila sudah tumbuh, elang akan mencabuti bulu-bulunya dan menunggu tumbuhnya bulu itu sehingga bisa terbang lagi mencari makanan. Pada saat melakukan transformasi ini, elang akan ""berkontemplasi"" merasakan dinginnya udara malam dan panasnya matahari siang. Sebuah perjuangan hidup yang berat untuk membuka lembaran hidup baru disisa usianya 30 tahun lagi. Pada saat menjelang ajal, di akhir hidupnya elang menderita sakit-sakitan, maka elang akan berusaha terbang sekuat tenaga ke puncak bukit dan bersarang disana sampai kematian menjemputnya.

Begitulah cuplikan hasil copasku tentang Elang. Tanpa sadar aku terdiam beberapa saat dan layar dekstop otakku menayangkan screen saver flying picture......wajah mamaku berkelebat kesana kemari. Oh betapa aku memiliki sosok Elang didekatku.Ah....mengarungi kehidupan yang sudah kujalani.....aku masih belum apa2 dan belum setangguh mamaku. Aku mengaku pengagum elang tapi hampir tidak mengerti apa yang diajarkannya. Yups...kurasa mamaku itu telah memiliki jiwa elang (jangan sebut elangisasi...saya TIDAK SUKA gaya bahasa seperti itu :< ) sedangkan  aku ini kan putrinya, pasti aku juga memiliki jiwa itu......:)

Yang perlu digaris bawahi.....
Untuk mencapai usia yang panjang (kira-kira 70 tahun), maka pada saat usia 40 tahun , si elang harus menempuh ujian ""life begins at fourthy"".

Jangan khawatirkan usiamu....

Biar lebih manteb lagi dibawah ini contoh nyata  (hasil googling ) :

Nelson Mandela, salah seorang tahanan politik terlama di dunia.  Beliau dipenjarakan hampir seperempat abad!  Akhirnya menjadi presiden Afrika Selatan saat berumur 76 tahun! Ronalds Reagen, menjadi presiden Amerika juga di usia 72 tahun. 
Kolonel Sanders, setelah pensiun, dan di usia 60 th baru merintis bisnis ayam goreng, di Kentucy dan sukses luar biasa, sehingga saat ini franchise dari Kentucky Fried Chicken (KFC) miliknya menjadi mendunia.  Bisnis yang dirintis dan dimiliki oleh seorang opa.
Musa, namanya sebagai Nabi, ada dalam agama Yahudi, Kristen, katolik dan Islam.  Musa mulai melayani di usia 80 th. Di usia 40 th Musa merasa terpanggil dan gagal, karena ditolak bangsanya, ia melarikan diri ke Midian, sebagai perantauan.  40 tahun kemudian di usia 80 th dia kembali ke Mesir dan memimpin bangsa keluar dari sana.

“Usia bukan batas seseorang untuk berkarya besar.  Batasnya adalah kalau dia berpikir bahwa usia menjadi batas, itulah yang membatasinya.” 

Selesai sudah kombinasi copas dan rangkaian kalimat2 dariku.....semoga inspiratif buat kalian, dan tentunya buat aku.

Aduh berani nggak ya...berani nggak ya...berani nggak ya....(sambil membaca lagi  daftar mimpi2 yang sudah kutulis)

Sabtu, 19 Oktober 2013

WELCOME TO MY INSOMNIA....:)




Lama sekali tidak mengunjungi blog ku....:), rumahku yang satu ini sudah jarang sekali kukunjungi.Perasaan aku tidak terlalu sibuk diluar sana.Kesibukanku adalah....berputar2 di suatu ruang yang sempit tapi mampu menyimpan berjuta file.Ruang itu adalah otak....

Ya....jika ruang kecil itu sudah banyak aktivitas...maka tamu  yang doyan sekali berkunjung adalah insomnia (nama penyakit susah tidur).Sesekali tamu yang menyebalkan ini kugiring kerumah mungilku ini (rumah mungil = blog).Dan anehnya...tamuku  ini seolah tidak mau kujamu  dirumah mungilku....yang memang sudah lama tidak terhuni...hehehe....:D

Banyak sekali yang ingin aku tulis.....malah jadi campur aduk.Pingin cerita tentang keluargaku,saudaraku,kisah teman2ku,kerjaanku,kost2anku...oohhh malah puyeng. Jariku jadi bingung.... alhasil hanya menari2  diatas keyboard tanpa menekan satu huruf pun.Ah otak ini sekali lagi mendominasi  tanpa urutan yang rapi.

Beginilah jadinya jika syaraf sensorik tak sejalan dengan syaraf motorik,beginilah jadinya jika otak bekerja tak selaras dengan raga. Ragaku berteriak lelah minta istirahat...tapi otak ini masih saja berlari kesana kemari....,berulang kali  mataku mengiba ingin terpejam...dan berbisik pada mulut untuk  sering2 menguap supaya mendukung keadaan....agar aku mau tidur.

Insomnia...oh insomnia....tidak bisa kusuap dengan secangkir susu coklat yang hangat,tak bisa kuhipnotis dengan instrument yang mendayu-dayu.

Baiklah....apa yang ingin kausampaikan kepadaku wahai  insomnia? Aku tahu kau lebih kesepian daripada aku,sehingga kau seringkali datang dengan kisah yang meloncat2....
Aku akan berusaha menjamumu dengan baik....

Oh Dear My Insomnia.....Welcome to you....:)